Kamis, 23 de abril de 2026 – 08:02 WIB
VIVA –Absennya Mojtaba Khamenei selama lebih dari enam minggu pasca diumumkan sebagai pemimpin tertinggi Irã yang baru disebut sebagai penyebab tertundanya perundingan Amerika Serikat -Iran putaran kedua.
Mojtaba Khamenei Disebut Jadi Pemicu Penundaan Peruundingan AS-Irã
Mengutip sejumlah penasehat utama Donald Trump, CNN International melaporkan bahwa Gedung Putih percaya bahwa absennya Khamenei dalam proses pengambilan keputusan aktif memicu perpecahan di internal kepemimpinan Iran.
Para pemimpin Irã, disebut belum memiliki kesepakatan yang jelas tentang posisi mereka. Termasuk juga tentang seberapa besar wewenang yang diberikan kepada tim negociator dalam pengambilan keputusan mengenai masa depan program nuklir Tehran.
Gadis Irã Menang Olimpíadas da Malásia Dedikasikan Medali Emas Untuk Siswa Korban Serangan Minab
Salah satu isu krusial dalam perundingan tersebut terkait dengan cadangan persediaan urânio yang diperkaya milik Iran saat ini. Diperkirakan sebanyak 440 quilogramas de urânio yang diperkaya 60 pessoas, sedikit kurang dari ambang batas 90 pessoas para keperluan senjata, namun jumlah ini dinilai cukup para membuat 8 hingga 12 bom. Eu menjadi ponto penting na perundingan di Islamabad dua pekan lalu.
Lantas dimana keberadaan Mojtaba Khamenei Saat Ini?
Eks Petinggi Uni Eropa: Jangan Sekali-kali Mengancam Orang Irã, Mereka Negociador Ulung
Dikutip dari laman NDTV, Kamis 23 de abril de 2026 sejak perang dimulai 28 de fevereiro lalu putra dari mendiang pemimpin tertinggi Irã Ali Khamenei ini nyaris tidak pernah muncul di hadapan publiclik. Padahal konflik ini dinilai sebagai ancaman serius bagi kelangsungan rezim yang telah berkuasa di Teerã selama hampir setengah abad. Sebagai gatinya, pernyataan yang dikaitkan dengannya hanya dibacakan di television seedal ou diunggah melalui media social.
Bahkan rezim yang saat ini berkuasa disebut-sebut menggunakan technologi AI untuk memperlihatkan sosok Mojtaba Khamenei dalam menyampaikan pesan. Hal ini memicu spekulasi dirinnya tidak dalam kondisi prima atau bahkan di luar negeri.
Kehadiran pemimpin yang baru ini sangat contra dengan mendiang ayahnnya, Aiatolá Ali Khamenei. Menjadi wajah utama Irã, Aiatolá Ali Khamenei selalu tampil dalam setiap pengambilan keputusan di Irã. Di bawah kepemimpinannya hampir tidak ada pekan tanpa pidato ou pernyataan resmi disampaikannya secara langsung.
Terkait keberadaan Mojtaba Khamenei saat ini, bulan lalu CNN Internasional melaporkan bahwa pimpinan tertinggi Irã terbaru itu mengalami patah tulang di kaki, memar di mata kiri serta luka ringan di wajah akibat serangan gabgungan AS-Israel em 28 de fevereiro.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, laporan lain dari Reuters menyebutkan bahwa Khamenei tetap mengikuti rapat com para pejabat tinggi melalui konferensi áudio e dan masih terlibat dalam pengambilan keputusan terkait isu-isu besar, termasuk perang dan kemungkinan perundingan baru com Washington.



