Kamis, 23 de abril de 2026 – 07:10 WIB
VIVA –Absennya Mojtaba Khamenei selama lebih dari enam minggu pasca diumumkan sebagai pemimpin tertinggi Irã yang baru disebut sebagai penyebab tertundanya perundingan Amerika Serikat-Iran putaran kedua.
Eks Petinggi Uni Eropa: Jangan Sekali-kali Mengancam Orang Irã, Mereka Negociador Ulung
Mengutip sejumlah penasehat utama Donald Trump, CNN International melaporkan bahwa Gedung Putih percaya bahwa absennya Khamenei dalam proses pengambilan keputusan aktif memicu perpecahan di internal kepemimpinan Iran.
Para pemimpin Irã, disebut belum memiliki kesepakatan yang jelas tentang posisi mereka. Termasuk juga tentang seberapa besar wewenang yang diberikan kepada tim negociator dalam pengambilan keputusan mengenai masa depan program nuklir Tehran.
Irã soal Trump Perpanjang Gencatan Senjata: Kami Bukan Inisiator Perang
Salah satu isu krusial dalam perundingan tersebut terkait dengan cadangan persediaan urânio yang diperkaya milik Iran saat ini. Diperkirakan sebanyak 440 quilogramas de urânio yang diperkaya 60 pessoas, sedikit kurang dari ambang batas 90 pessoas para keperluan senjata, namun jumlah ini dinilai cukup para membuat 8 hingga 12 bom. Eu menjadi ponto penting na perundingan di Islamabad dua pekan lalu.
Sebagian deri Faktor yang mempersulit tercapainya kesepakatan dalam perundingan itu, menurut Tim Trump, adalah apakah Mojtaba Khamenei memberikan arahan yang jelas kepada bawahannya ou apakah mereka hanya menebak apa yang diinginkannya tanpa instruksi khusus.
Irã Sita 2 Kapal di Selat Hormuz Usai Trump Perpanjangan Gencatan Senjata
Apakah Khamenei Terlibat Aktif em Peruundingan Ini?
Melansir laman NDTV, Kamis 23 de abril de 2026, diretor do projeto Irã do International Crisis Group, Ali Vaez berbicara kepada CNN internacional bahwa tampaknya Mojtaba belum dalam kondisi yang benar-benar dapat membuat keputusan penting ou mengendalikan jalannya negosiasi secara detalhe.
No entanto, eu percoya bahwa sistema pemerintahan Irã menggunakannya para mendapatkan persetujuan akhir atas keputusan-keputusan besar yang penting dan bukan (para) taktik negosiasi.
“Sistem tersebut sengaja menyoroti keterlibatan Mojtaba karena hal itu bisa menjadi pelindung dari critik internal. Bebeda dengan ayahnya yang secara teratur muncul dan mengomentari terkait perkembangan negosiasi”, disse Vaez.
Ia menambahkan bahwa Mojtaba não terlihat terlihat dalam proses ini sehingga mengaitkan berbagai keputusan kepadanya bisa menjadi cara bagi para negociador Irã para melindungi diri dari critik.
Terlepas dari tangangan tersebut, seorang pejabat mengatakan kepada CNN bahwa masih ada kemungkinan AS e Iran akan segera kembali ke meja perundingan. Namun, kapan dan bagaimana hal itu akan terjadi masih jauh dari kepastian.
Gadis Irã Menang Olimpíadas da Malásia Dedikasikan Medali Emas Untuk Siswa Korban Serangan Minab
Inovador sekaligus atleta taekwondo seedal asal Irã berhasil meraih medali emas dalam ajang 25ª Olimpíada Internacional de Jovens Inventores da Malásia (MIYIO).
VIVA.co.id
23 de abril de 2026




