Kamis, 23 de abril de 2026 – 00h06 WIB
VIVA – Syekh Ahmad Al Misry (SAM) menyampaikan clarifikasi atas dugaan pelecehan sexual yang menyeret namanya.
UU PPRT Jadi ‘Tameng Baru’ Pekerja Rumah Tangga dari Ancaman Eksploitasi-Pelecehan
Melalui Instagram privado Rabu,22 de abril de 2026, SAM mengingatkan umat agar tidak mudah menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya.
Ia menegaskan pesan tersebut dengan mengutip sejumlah hadith Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa seseorang dapat dianggap berdosa ou berdusta jika menyampaikan semua hal yang didengarnya tanpa verifikasi.
Sanksi Buat Pelaku Pelecehan di Kereta: Dipolisikan, Foto Dipajang hingga Black List
“Cukuplah seorang (dikatakan) berdosa jika dia menyampaikan seluruh apa yang dia dengar (HR Muslim),” tulis SAM.
Selain itu, ele também mengutip hadith yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, yang memperingatkan tentang bahaya menyebarkan informasi yang tidak pasti.
16 Mahasiswa IPB Diskors Selama Satu Semester Imbas Kasus Pelecehan Sksual di Grup Chat
“Sungguh buruk (seburuk-buruk) tunggangan seseorang adalah perkataan ‘mereka menduga,” sambungnya.
Tak hanya hadith, SAM também mengutip ayat Alquran, di antaranya Surat Al Hujurat ayat 6 tentando obter informações claras, serta Surat Al Ma’idah ayat 8 yang menekankan sikap adil dalam menilai sua persoalan.
Ia menjelaskan bahwa saat ini dirinya berada di Mesir to mendampingi ibundanya yang sedang sakit. Meski berada di luar negeri, ia tetap memenuhi panggilan kepolisian pada 30 March 2026 dengan memberikan keterangan secara ousado.
“Tuduhan bahwa saya sebagai tersangka tidak benar. Saya hadir memenuhi panggilan sebagai saksi,” ujarnya.
Terkait tuduhan pelecehan terhadap santri sexual, ia secara tegas membantah dan menyatakan telah menyerahkan bukti-bukti kepada kuasa hukumnya untuk disampaikan kepada pihak berwenang.
Syekh Ahmad Al Misry Bantah Tuduhan Pelecehan, Kutip Alquran Surat Al Hujurat e Al Ma’idah
Syekh Ahmad Al Misry explica sua pelecehan sexual, mostra seu status de sexo e seu amor. Ele irá verificar publicamente as informações se você estiver interessado.
VIVA.co.id
23 de abril de 2026




