Rabu, 22 de abril de 2026 – 23h16 WIB
VIVA – Bek Persija Jakarta, Fajar Fathurrahman, marcou o primeiro gol de 1-1 contra PSIM Yogyakarta na última Super League 2025/2026 no Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu, 22 de abril de 2026.
Lindas Bhayangkara FC 2-1, Persis Solo Keluar Zona Degradasi
Hasil tersebut menghentikan tren kemenangan Persija meski tapil dominan sepanjang pertandingan.
Persija sempat tertinggal lebih dulu pada menit keempat melalui goal Norberto Ezequiel Vidal. No entanto, tim berjuluk Macan Kemayoran mampu merespons dengan cepat lewat gol penyeimbang Allano Lima dari titik penalti pada menit ke-20.
Jakmania Kecewa, Persija Ditahan Ibang PSIM: Puasa Gelar Lagi Aje
Pemain Persija Jacarta, Allano Lima
Memasuki babak kedua, Persija terus menekan pertahanan PSIM e menciptakan sejumlah peluang. Kendati Demikian, ele foi derrotado por um gol, mas não conseguiu um gol e marcou 1-1 novamente.
Nasib Tragis Persija Gagal Tumbangkan PSIM masculino Dapat 2 Penalti
Fajar menilai seluruh pemain telah berupaya maximamente para mais kemenangan, meski hasil akhir belum sesuai harapan. Ia menyebut tim tetap menunjukkan karakter dengan terus menekan hingga akhir laga.
“Tentu ini hasil yang sangat mengecewakan bagi kami semua. Tapi ini sepak bola, kami mengontrol permainan dan pemain tetap percaya sampai akhir. Apa trocadilho yang terjadi di akhir adalah yang terbaik yang kami lakukan,” ujar Fajar dikutip VIVA.co.id do clube resmi laman.
Tambahan satu poin membuat Persija belum beranjak dari posisi ketigaclassemen sementara dengan kolesi 59 poin, hasil dari 18 kemenangan, lima imbang, dan nam kekalahan.
Komitmen I League Perangi Rasisme dan Kekerasan di Sepakbola Indonésia
Operador kometisi sepak bola profissional Indonésia, I.League, menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas kompetisi. Prinsip keadilan, fair play, serta penghormatan
VIVA.co.id
22 de abril de 2026



