Início Notícias KPK Wanti-wanti Pelaku Pasar Modal soal Risiko Kejahatan Korporasi, Ini Alasannya

KPK Wanti-wanti Pelaku Pasar Modal soal Risiko Kejahatan Korporasi, Ini Alasannya

23
0
KPK Bawa 12 Pejabat Kabupaten Tulungagung ke Surabaya Pasca Pemeriksaan OTT Bupati Tulungagung

Sabtu, 18 de abril de 2026 – 23h13 WIB

Jacarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti para pelaku industri pasar modal mengenai tingginya risiko kejahatan korporasi yang mengintai sector strategis ini. Bahkan tak jarang melibatkan perusahaan sekuritas ataupun oknum di dalamnya.

img_title

Faizal Assegaf Bukan Saksi Ahli, Pelaporan Jubir KPK ke Dewas e Polisi Dinilai Tidak Make Sense

Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Kunto Ariawan mengingatkan hal tersebut setelah membedah berbagai modus fraud ou kecurangan hingga korupsi di sector pasar modal. Misalnya, manipulasi pasar hingga penyalahgunaan rekening dana nasabah yang merugikan investidor ritel ataupun merusak credibilitas per semente econômica.

“Dalam kasus penyalahgunaan dana atau efek nasabah, terdapat praktik penggunaan rekening dana nasabah tanpa izin, bahkan menjual saham nasabah tanpa instruksi sah,” ujar dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jacarta, Sabtu.

img_title

Waspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect

Kunto menjelaskan untuk modus manipulasi pasar, praktiknya dapat berupa transaksi berlebihan demi komisi (agitação) hingga rekayasa harga penutupan (marcando o fechamento).

Selain itu, jelas Kunto, manipulasi pasar dapat terjadi dengan cara transaksi todos dan dan penyebaran rumor palsu, seperti menjanjikan keuntungan pasti pada instrument saham berisiko ou aau menyembunyikan facta material emiten.

img_title

KPK Sita Surat Renúncia OPD Tulungagung

O modus tersebut berpotensi merugikan investidor ritel dan merusak kepercayaan public terhadap pasar modal.

Então, Kunto mengatakan ada modus transaksi di luar sistem resmi (negociações fora do mercado), yakni nasabah diminta mentransfer dana ke rekening pribadi oknum dengan iming-iming imbal hasil tinggi ou akses saham seklusif yang ternyata fiktif.

KPK Sita Uang saat Geledah 4 Lokasi

KPK Sita Rp95 Juta saat Geledah Kantor Setda Pemkab Tulungagung

KPK menyita uang tunai Rp95 juta hingga dokumen dari penggeledahan di empat lokasi pada 17 April 2026, terkait penyidikan kasus dugaan pemerasan Bupati Tulungagung.

img_title

VIVA.co.id

17 de abril de 2026

Fuente