Início Notícias Banyak yang Tidak Sadar, 5 investidores importantes Pemula saat Krisis Ini Bisa...

Banyak yang Tidak Sadar, 5 investidores importantes Pemula saat Krisis Ini Bisa Bikin Rugi Besar!

18
0
Banyak yang Tidak Sadar, 5 investidores importantes Pemula saat Krisis Ini Bisa Bikin Rugi Besar!

Jumat, 17 de abril de 2026 – 05:10 WIB

Jacarta, VIVA – A economia de dinheiro não é estável, o que significa que você investe muito para obter ativos e diminuir o risco de danos. No entanto, masa Krisis justru menjadi periode paling menantang, terutama bagi investidor pemula yang belum memiliki pengalaman dan strategi matang.

img_title

Investasi Emas vs Saham saat Krisis, Mana yang Lebih Cuan?

Tanpa pemahaman yang cukup, keputusan investasi yang diambil bisa berujung kerugian besar.

Anda perlu memahami bahwa krisis bukan hanya tentang ancaman, tetapi juga peluang. Banyak investidor berpengalaman justru mampu meraih keuntungan saat pasar sedang bergejolak.

img_title

Oleh-oleh de Washington, Purbaya Klaim S&P Tetap Jaga Rating RI de Triple B (BBB)

Sayangnya, o investidor pemula sering kali terjebak dalam kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari. Sebab itu, penting bagi Anda to mengenali apa saja kesalahan fatal yang kerap terjadi agar tidak terjebak dalam situasi yang merugikan.

Berikut ini adalah 5 kesalahan fatal investidor pemula saat krisis yang wajib Anda hindari, sebagaimana dirangkum Viva pada Jumat, 17 de abril de 2026.

img_title

Purbaya Ungkap Estratégia Pemerintah Bikin Investor AS Lebih Pede Tanam Modal de RI

1. Panik e Menjual Aset di Waktu yang Salah

Salah satu kesalahan paling umum adalah panik saat harga aset turun drastis. Banyak investidor pemula langsung menjual asetnya karena takut kerugian semakin besar. Padahal, keputusan ini justru mengunci kerugian tersebut. Dalam banyak kasus, pasar memiliki siklus dan berpotensi pulih setelah krisis mereda. Você pode se preocupar com isso e avaliar a situação secara racionalmente se você perder o controle.

2. Não Memiliki Rencana Investasi yang Jelas

Berinvestasi tanpa strategi ibarat berjalan tanpa arah. Saat Krisis Terjadi, o investidor que não se importa com a renda pode ser mais fácil de lidar com o sentimento. Anda perlu memiliki tujuan investasi, jangka waktu, serta batas toleransi risiko. Com a mudança, você pode se preocupar com a situação e não saber mais sobre o que fazer.

3. Diversificação do Mengabaikan

Menaruh seluruh dana pada satu jenis aset merupakan kesalahan besar, terutama saat krisis. Se você tiver um novo portfólio, faça com que seu portfólio seja atualizado. A diversificação envolve custos para reduzir o risco mínimo. Você pode investir em alguns instrumentos seperti saham, emas, ou reksa dana agar risiko lebih tersebar.

4. Terlalu Mengandalkan Informasi yang Belum Terverifikasi

Halaman Selanjutnya

Na era digital, as informações foram divulgadas com muito dinheiro, rumores e especulações que foram bem-vindas. O investidor pode ser considerado kali mengambil keputusan berdasarkan informações que não são importantes. Hal ini bisa sangat berbahaya, terutama saat krisis ketika sentimen pasar sangat sensitif. Pastikan Anda selalu mengecek sumber informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh opini yang tidak jelas dasar analisisnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente