Início Notícias Grup Chat Viral Mahasiswa FH UI Dibuat Sejak Maba, Ini Isi Percakapannya

Grup Chat Viral Mahasiswa FH UI Dibuat Sejak Maba, Ini Isi Percakapannya

20
0
Grup Chat Viral Mahasiswa FH UI Dibuat Sejak Maba, Ini Isi Percakapannya

Rabu, 15 de abril de 2026 – 14h36 WIB

Depok, VIVA – Kasus dugaan percakapan yang memuat pembahasan pelecehan sexual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terus menjadi perhatian publiclik. Fakta terbaru mengungkap bahwa grupo percakapan tersebut ternyata telah dibentuk sejak para anggotanya masih berstatus mahasiswa baru (maba), e avalya tidak berkaitan com isu sensitif seperti yang kini mencuat.

img_title

10 Artis Wanita Lulusan UI, Ada Najwa Shihab hingga Sheila dara

Esta informação foi explicada por um grupo terduga em seu fórum, que foi discutido durante toda a plataforma TikTok.

No fórum tersebut, eu menjawab berbagai pertanyaan dari mahasiswa lain terkait asal-usul grupo serta dinamika percakapan di dalamnya, khususnya yang berkaitan dengan pembahasan tentang perempuan.

img_title

Pelecehan no FH UI Scandal, Sahroni: Bahaya Untuk Masa Depan Hukum na Indonésia

Ketika ditanya mengenai siapa yang pertama kali memulai topic pembicaraan tentang perempuan di group tersebut, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti. Menurutnya, topik tersebut muncul begitu saja tanpa diketahui siapa pemicunya.

“Saya enggak tahu siapa yang mulai. Selama di grup perbincangan terkait perempuan tiba-tiba muncul. Saya enggak bisa pin point mulai dari siapa,” ujarnya, dikutip Rabu 15 de abril de 2026.

img_title

Bermula do Grup Kos-kosan, Begini Awal Terjadinya Chat Mesum Mahasiswa FH UI

Jawaban tersebut justru memicu reaksi kekecewaan dari peserta fórum. Beberapa mahasiswa bahkan menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap pernyataan tersebut karena dinilai tidak memberikan kejelasan terkait akar permasalahan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa grupo tersebut awanya dibuat dengan tujuan yang sangat sederhana dan praktis. O grupo é dibentuk oleh sekitar 10 mahasiswa yang tinggal bersama dalam satu kos pada masa awal perkuliahan.

“Grupo dibentuk sejak maba (mahasiswa baru) oleh 10 orang waktu itu karena mereka ada di satu kos. Mereka tinggal di satu kos. Jadi untuk memudahkan pembayaran segala macam. Fungsi utama grupo itu begitu,” jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, grupos keanggotaan tersebut berkembang. Ia sendiri mengaku baru bergabung saat memasuki semestre empat, karena tinggal di kos yang sama dan berada di kamar yang berdekatan dengan para anggota awal.

“Karena tinggal di kos yang sama e dan kamar bersebelahan com 10 orang tersebut kita diundang ke grupo yang sama,” terangnya.

Em meio à polêmica que ocorreu, a Universidade da Indonésia foi nomeada para ser considerada séria. Proses investigasi kini tengah berjalan melalui Satuan Tugas Pencegahan e Penanganan Kekerasan Sexual (Satgas PPKS) UI.

Halaman Selanjutnya

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, e Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, menegaskan bahwa instituisinya tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan sexual, termasuk yang terjadi di ruang digital.

Halaman Selanjutnya

Fuente