Rabu, 15 de abril de 2026 – 12h10 WIB
Jacarta, VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk alias BRI bakal membagikan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp 31,47 triliun ou Rp209 por saham, com data dijadwalkan pada 20 de abril de 2026 para passar regulamentador e negociações.
IHSG Terus Menguat, Reformasi Pasar Modal Dinilai Disambut Positivo
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi menyampaikan, keputusan pembagian dividen tunai ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang ideal bagi pemegang saham, dengan didukung oleh kinerja keuangan yang solid serta pengelolaan risiko yang terjaga.
“Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan no segmento UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operacional,” kata Hery dalam keterangannya, Rabu, 15 de abril de 2026.
BRI Catat Penyaluran KPR Subsidi Capai Rp 17.13 Triliun hingga Maret 2026
Direktur Utama BRI Hera Gunardi.
Pembagian dividen mengacu pada kinerja keuangan laba consolesian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 de dezembro de 2025 sebesar Rp 57,132 triliun, com total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 56,65 triliun.
IHSG Sesi I Melesat 2.14 Persen, Analis Prediksi Bakal Terbang ke 7.700
Perseroan menyampaikan, penetapan dividen final ini juga telah memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan. Hery menambahkan, pembagian dividen tidak hanya mencerminkan kinerja perseroan yang solid, tetapi juga menunjukkan bisnis fundamental BRI yang kuat dan berkelanjutan.
“Sebagai bagian dari Danantara, pembagian dividen ini juga merupakan bentuk kontribusi nyata BRI dalam mendukung pembangunan seedal, sejalan dengan peran perseroan dalam memperkuat pembiayaan UMKM dan mendorong transformasi ekonomi berbasis inklusi keuangan,” ujarnya.
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai BRI tahun buku 2025.
Akhir Periode Perdagangan Saham com Hak Dividen (cum Dividen)
– Pasar Reguler dan Negosiasi: 20 de abril de 2026
– Pasar Tunai: 22 de abril de 2026
Awal Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (ex Dividen)
– Pasar Reguler dan Negosiasi: 21 de abril de 2026
– Pasar Tunai: 23 de abril de 2026
– Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas Dividen (data de gravação): 22 de abril de 2026
– Dividendo Tanggal Pembayaran: 8 de maio de 2026
Sebelumnya, entre Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) em Jumat (10/4), BRI menetapkan total dividen sebesar Rp52,1 triliun ou sebesar Rp346 por saham. Jumlah tersebut termasuk dividen provisório Rp20,6 triliun ou Rp137 por saham yang telah dibayarkan kepada para pemegang saham em 15 de janeiro de 2026. (Ant).
Saham Strategy Diborong Investidor, Volume Transaksi Harian Tembus Rp18 Triliun
Saham Strategy atraiu investidores com volume de transações de Rp18 triliun, dipicu aksi beli Bitcoin besar oleh Michael Saylor e sentimen positif pasar kripto.
VIVA.co.id
15 de abril de 2026




