Rabu, 15 de abril de 2026 – 01:20 WIB
VIVA – Tingkah Alejandro Garnacho da mídia social kembali jadi sorotan. O ala mudou-se para a Argentina, mas não conseguiu antes de começar a jogar contra o Manchester United.
Lenda do Liverpool, Membela Pemain MU: Kartu Merah Lisandro Martinez Dinilai Keterlaluan
Padahal, Garnacho também berseragam Chelsea FC usai hengkang dari Old Traffordmusim durante todo o ano. Kepindahannya tak lepas dari konflik panjang com mantan pelatih Ruben Amorim, yang memintanya mencari club baru di akhirmusim.
Ironisnya, sebelum cabut, performa Garnacho sebenarnya cukup solid. Ele marcou 11 gols e 10 assistências dimusim terakhirnya bersama MU. No entanto, a situação foi iniciada após a última vitória na Liga Europa – uma decisão que sempatou com a crítica secara terbuka.
Vídeo viral Martinez Jambak Rambut hingga Pukul Dominic Calvert sampai Pingsan, Cek Faktanya
Bersama Chelsea, performanya belum sepenuhnya stabil. Dari total penampilanmusim ini, Garnacho baru mencatat delapan gol e empat assiste di todas as competições. Eu também tive uma chance de sair do meu asuhan Liam Rosenior.
Puncaknya terjadi usoui ia kembali hanya jadi pemain cadangan saat Chelsea menghadapi Manchester City. Depois disso, Garnacho postou fotos do perfil do Instagram e adicionou conteúdo do Chelsea ao TikTok.
Michael Carrick Bereaksi usou o Manchester United como líder do Leeds United em Kandang Sendiri
Namun yang paling memancing reaksi adalah unggahan ulang (repost) dua video TikTok bernuansa nostalgia masa-masanya di Manchester United. O vídeo foi lançado “viva Garnacho” e “trazer de volta 23/24 Garna”, que foi lançado em Selasa dini hari.
Este é o momento em que as especulações são tão importantes em Stamford Bridge.
Menariknya, alguns hari sebelumnya Garnacho justru sempat melontarkan pernyataan positif soal MU. Ia mengaku masih menyimpan kenangan indah bersama club yang membesarkan namanya itu.
“Mungkin iya, karena saya mencintai club itu. Mereka memberi saya kepercayaan sejak awal,” ujar Garnacho.
“Dari Spanyol dibawa ke akademi, lalu ke tim utama.
Meski começou, ia jujur mengakui ada kesalahan dalam sikapnya di akhir masa kebersamaan com Setan Merah.
“Saya ingat enam bulan terakhir saya tidak bermain seperti sebelumnya, lebih sering di bangku cadangan. Itu bukan hal buruk sebenarnya.”
Halaman Selanjutnya
“Saya masih 20 tahun, tapi di pikiran saya harus bermain di setiap pertandingan. Mungkin itu juga kesalahan saya, saya mulai melakukan algunsapa hal yang tidak baik,” tutupnya.


