Início Notícias Silaturahmi ke Menag Nasaruddin, Gus Salam Bawa Pesan para NU

Silaturahmi ke Menag Nasaruddin, Gus Salam Bawa Pesan para NU

24
0
Silaturahmi ke Menag Nasaruddin, Gus Salam Bawa Pesan para NU

Jacarta, VIVA – KH Abdussalam Shohib ou akrab disapa Gus Salam berkunjung ke kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI de Jacarta Pusat. Kunjungan Gus Salam itu dalam ka silaturahmi para meneji tokoh NU yang telah berkhidmat di jam’iyyah lebih dari 40 tahun.
“Saya ingin silaturahmi ke Pak Menteri Nasaruddin Umar. Beliau telah berkhidmat di NU sejak muda di daerahnya, hingga sekarang berkhidmat sebagai Rais PBNU,” kata Gus Salam dalam keterangannya, Selasa, 14 de abril de 2026.
“Sim, beliau kan kiai-ulama NU yang ditakdirkan mendapat tugas sebagai Menteri Agama RI. Kita sebagai santri sepatutnya sowan, ngaji-belajar dan berdiskusi dengan beliau,” sambungnya.
Menurut Gus Salam, sosok Menteri Nasaruddin memiliki pengalaman organisasi dan khidmah di bidang social keagamaan yang luas dan matang. Termasuk dikenal sebagai sesepuh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonésia (IKA PMII).

“Dan, beliau pernah menjadi Katib Aam PBNU tahun 2004-2009, mendampingi Rais Aam, Allah Yarham Dr (HC) KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudh,” katanya.

Gus Salam mengatakan bahwa Menag Nasaruddin menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi PBNU.
“Waktu silaturahmi dan diskusi dengan beliau, tadi. Prof. Nasaruddin sebagaimana para sesepuh NU yang lain, merasakan keprihatinan yang mendalam atas situasi PBNU saat ini. Kita merasakannya belum pernah terjadi sepanjang berdirinya NU,” kata Gus Salam.
Gus Salam menambahkan bahwa Menag Nasaruddin menegaskan harapan agar ada rekonsiliasi; memulihkan hubungan diantara petinggi, pingurus e kader NU dengan mengabaikan perbedaan serta ego personal dan kelompok.
“Beliau meminta agar ada kesungguhan dari semuanya untuk merajut kembali kebersamaan demi mengembalikan marwah, wibawa dan khidmah perjuangan NU di tengah-tengah umat”, disse Gus Salam.
Menteri Nasaruddin, lanjut dia, juga memantau perkembangan persiapan PBNU na penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Dan, mengungkapkan harapan supaya proses pergantian kepemimpinan PBNU melalui muktamar nanti dilaksanakan secara sehat, terbuka dan megedepankan etika dalam berorganisasi dan berdemokrasi.
“agar dibuka ruang seluas-luasnya bagi kader NU yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk meraih kepercayaan Nahdliyyin, dipilih menjadi pimpinan PBNU selanjutnya oleh peserta muktamar. Prof. Nasaruddin juga berharap, pada muktamar nanti bisa terpilih pemimpin NU yang jujur, amanah, luwes dan berintegritas”, katanya.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, Gus Salam não enviou nenhuma menampik adanya kepentingan khusus bertemu com Menteri Nasaruddin di ruangan kerjanya. Dia mengaku kedatangannya bertemu Menag RI para meminta ijin e perkenan bisa silaturahmi comngan pimpinan NU di wilayah dan cabang yang sebagiannya adalah ASN dibawah naungan Kemenag RI. “Sim, sim. Saya minta ijin Pak Menag untuk bisa bersilaturahmi dengan pimpinan PWNU e PCNU yang sebagiannya ASN-Pejabat Kemenag,” disse Gus Salam. “Saya juga mohon pamit dan restu kepada Pak Nasar. Karena saya kan diminta oleh para Guru-Kiai saya e diperintah berikhtiar untuk mendapatkan kepercayaan pengurus PW-PCNU sebagai calon Ketua Umum PBNU, mendatang,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente