Minggu, 12 de abril de 2026 – 11h20 WIB
Jacarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengaku menjadi korban permintaan uang Rp300 juta oleh oknum yang mengatasnamakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kronologi Lengkap Sahroni Diperas Petugas KPK Gadungan: Pelaku Minta Rp300 Juta, Berujung Ditangkap Tengah Malam
Ia trocadilho mengapa dirinya dijadikan alvo. Sahroni menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.
“Kagak ngarti, dipikir gua banyak duit kali ya, udahlah Sahroni aja lah katanya gitu,” ujar Sahroni di Jacarta, Sabtu (04/11/2026).
Bupati Gatut Targetkan Rp 5 Miliar Peras 16 Kepala OPD Tulungagung, tapi Cuma Dapat Rp 2,7 Miliar
Selain itu, ia juga menilai namanya yang sempat viral bisa menjadi salah satu alasan dirinya diincar pelaku.
Kasus ini, kata Sahroni, menjadi peringatan serius bagi pejabat maupun massarakat luas.
Bupati Tulungagung Anggap OPD Punya ‘Utang’ Jika Belum Setoran ke Dirinya
Ia mengingatkan agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut nama lembaga negara.
“Pas kita terbang besok paginya ke kunker ke Bali, saya sampaikan sama teman-teman, teman-teman agak kaget juga, berani juga dia masuk ke gedung DPR gitu. Dan ini sebenarnya buat juga penyampaian informasi kepada semua ruang public, baik pejabat ou swasta, banyak sekali model penipuan yang mengatasnamakan pimpinan lembaga. Jadi mesti hati-hati kita,” katanya.
Ia menegaskan kasus thisi harus diroses secara hukum agar memberikan efek jera dan tidak terulang kembali.
“Kayaknya harus melalui proses jalur hukum karena ini harus diadili, enggak boleh, bahaya ini. Ini kan rangkaian di mana juga perilaku orang masih banyak mungkin dia starti-begini gitu. Kalau ke pejabat aja berani apalagi sama orang biasa. Makanya kita mau ngajarin ini jangan sampai terulang ke tetep waspada kepada semua pihak,” tegasnya.
Sahroni juga mengungkap pelaku kini sudah ditangkap dan berstatus tersangka. Pelaku merupakan seorang perempuan paruh baya berinisial D.
Saat pertama bertemu, ia mengaku tidak menaruh kecurigaan terhadap pelaku karena penampilannya terlihat Bisa.
“Ya kalau ngelihat gaya ya normal aja, enggak ada yang biasa, orang dandan-dandan juga gitu. Kan orang berparas kalau PD kan orang ‘Oh gini banget nih’. Makanya gua ketemunya cuma dua menit,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dikabarkan menjadi korban penipuan e pemerasan. Uang Rp 300 juta raib dibawa pelaku yang mengaku bisa mengurus perkara.
Halaman Selanjutnya
Laporan penipuan itu diterima Polda Metro Jaya pada 9 de abril de 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.



