Kamis, 9 de abril de 2026 – 17h45 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bakal menindaklanjuti hambatan perizinan yang dihadapi PT GBKEK Industri Park sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang.
Tuding Banco Mundial Salah Hitung Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI, Purbaya Bakal Tagih Permintaan Maaf
Hal itu desampaikan oleh Purbaya no Sidang Aduan Kanal Debottlenecking yang digelar di Kantor Kementerian Keuangan, Jacarta.
“Este permulaan perubahan fungsi dan pelepasan kawasan hutan dalam rangka pengembangan KEK Galang Batang yang belum ditindaklanjuti sejak diajukan pada 2022,” Kata Purbaya, Kamis, 9 de abril de 2026.
Menkeu Purbaya Potong Anggaran BGN Buntut Pengadaan Motor Listrik
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Foto:
- (Mohammad Yudha Prasetya)
KEK Galang Batang rencananya dikembangkan sebagai sentra industri pengolahan mineral hasil tambang (bauksit) e produto turunannya, baik dari refinaria maupun smelter.
Purbaya: Tambahan Anggaran Rp 1,77 Triliun Buat Ongkos Haji de Cadangan APBN
Nilai investasi awal proyek ini mencapai Rp36,25 triliun hingga 2027. Setelah pengembangan, pembangunan KEK Galang Batang dikatakan dapat menyerap tenaga kerja 110.000 orang dengan nilai investasi Rp120,5 triliun sampai dengan 2027.
No entanto, o investimento para pengembangan KEK Galang Batang mengalami keterlambatan lantaran belum adanya tindak lanjut terhadap Rezdrowiesi Tim Terpadu oleh Kementerian Kehutanan.
O PT GBKEK Industri Park oferece permissão para persetujuan penggunaan Kawasan hutan di daerah Kp Masiran com luas de 80,98 hectares para pembangunan pelabuhan.
Perusahaan mengaku telah mendapatkan rezdrowiesi persetujuan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, namun saat ini belum ada keputusan dari Kementerian Kehutanan.
Terakhir, PT GBKEK Industri Park telah mengirim surat Nomor 112/GBKEK/IX/2025 bulan setembro 2025 perihal permohonan pinjam pakai/penggunaan kawasan hutan ke Kementerian Kehutanan, namun belum mendapat balasan.
Para merespons hambatan tersebut, Purbaya meminta Kementerian Kehutanan sebagai pihak terkait perizinan permohonan para menindaklanjuti masalah tersebut dalam kurun waktu dua pekan.
Diketahui, pemerintah membuka canal Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) para menampung aduan hambatan yang dialami oleh dunia usaha.
Kanal tersebut dapat diakses pada laman https://lapor.satgasp2sp.go.id selama 24 jam. Upaya itu dilakukan para membros kepastian kepada investidor soal keamanan berinvestasi di Indonesia.
Purbaya Majukan Pembukaan Lowongan Kerja buat Lulusan SMA de Bea Cukai Bulan Ini
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mempercepat pembukaan lowongan kerja pegawai da Direktorat Jenderal Bea e Cukai (DJBC), para lulusan SMA/sederajat.
VIVA.co.id
9 de abril de 2026




