Senin, 6 de abril de 2026 – 06:40 WIB
VIVA –Pada Jumat, 3 de abril de 2026, Irã mengklaim telah menembak jatuh pesawat militer Amerika Serikat comngan merilis foto puing-puing F-15E. Menyusul insiden tersebut, AS langsung meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap awak pesawat.
Trump Ancam Bakal Serang Pembangkit Listrik e Jembatan Iran Selasa Besok
Durante a operação, todo o exército AS berhasil diselamatkan pada Minggu dini hari waktu setepat. Proses evakuasi berlangsung di tengah baku tembak sengit antara tim penyelamat AS e pasukan Irã.
“Pada Minggu dini hari, prajurit yang hilang telah berhasil diselamatkan dalam salah satu operasi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah AS,” Tulis Trump di media social Truth miliknya seperti dikutip dari laman Al Jazeerah, Senin, 6 de abril de 2026.
Nasib Awak Pesawat F-35 AS yang Jatuh Ditembak Jatuh Irã
Ia menjelaskan bahwa prajurit itu berada di wilayah musuh di pegunungan Iran yang berbahaya, terus diburu, namun tetap dipantau selama 24 jam oleh pimpinan milite AS yang merencanakan penyelamatannya.
Trump mengungkapkan bahwa ia memerintahkan puluhan pesawat bersenjata lengkap untuk menjemput prajurit tersebut, yang berhasil menghindari kejaran pasukan Iran selama dua hari.
Irã Umumkan Gempur Fasilitas Industri yang Terafiliasi AS di Israel, UEA hingga Kuwait
Meski não merinci baku tembak yang terjadi, Trump mengatakan bahwa prajurit tersebut mengalami luka, namun dia memastikan kondisi prajurit itu akan pulih.
Laporan Al Jazeera menyebutkan terjadi baku tembak sengit saat misi penyelamatan berlangsung. Operasi yang awanya dirancang cepat itu justru berlarut-larut karena tembakan dari pihak lawan, bahkan berlanjut hingga siang hari sehingga risikonya semakin besar.
Pada akhirnya, pasukan AS berhasil mengevakuasi prajurit tersebut keluar do Irã dalam kondisi selamat, menski mengalami luka-luka.
Disebutkan pula bahwa sebelumnya AS sempat menjalankan operasi desinformasi dengan menyebarkan kabar bahwa prajurit itu sudah diselamatkan, guna mengacaukan upaya pencarian oleh Iran.
Hingga kini, o Irã também pode confirmar o resmi terkait dentro de tersebut. Namun laporan de Teerã menyebutkan adanya bentrokan di wilayah Kohgiluyeh Boyer-Ahmad yang menewaskan sembilan orang, meski belum jelas apakah terkait langsung langsung dengan operasi penyelamatan AS.
Sementara itu, otoritas Irã juga mengklaim telah menembak jatuh pesawat lain milik AS, yakni Lockheed C-130 Hercules. Pihak AS belum memberikan tanggapan atas klaim tersebut.
Anwar Ibrahim Ungkap Cerita di Balik Kapal Malásia ‘Mulus’ Lalui Selat Hormuz, Singgung Tekanan AS
O PM Malásia Anwar Ibrahim mengungkap cerita di balik negociou kapal petroleiro/minyak Malásia yang akhirnya dipersilakan melalui Selat Hormuz yang dikendalikan Irã
VIVA.co.id
6 de abril de 2026




