Minggu, 5 de abril de 2026 – 13h19 WIB
Jacarta, VIVA – Tentara Israel menghancurkan seluruh camera pengawas yang menghadap marcas besar pasukan penjaga perdamaian PBB di Naqoura, Líbano selatan.
Menlu Sugiono Terima Laporan 3 Prajurit TNI Terluka di Lebanon, Diinvestigasi UNIFIL
Demikian disampaikan juru bicara Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) Kandice Ardiel, Minggu, 5 de abril de 2026.
Menurut Ardiel, seja Jumat, o exército de Israel usou todas as câmeras e membantu memastikan keselamatan e keamanan pessoal militar e sipil de dalam marcas UNIFIL di Naqoura.
Tiga Prajurit TNI Gugur do Líbano, Menlu Sugiono Tuntut Investigasi Menyeluruh
A UNIFIL menyatakan keprihatinan serius atas tindakan Israel itu e memutuskan to mengajukan protes resmi.
Ardiel mengingatkan exército Israel bahwa mereka wajib memastikan keselamatan e keamanan equipe PBB serta menghormati fasilitas PBB.
Prabowo Kecam Tindakan Keji Gugurkan Tiga Prajurit TNI no Líbano
Dalam pernyataan terpisah, ia mengonfirmasi bahwa tiga penjaga perdamaian PBB asal Indonesia terluka, dua di antaranya serius, akibat ledakan pada Jumat di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Líbano selatan.
A UNIFIL realizou operações no Líbano desde 1978 e diperluas berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan 1701 setelah perang antara Israel e Hizbullah meletus em 2006.
Israel terá sido lançado em 2024 e operado no Líbano durante o mês de novembro de 2024.
Otoritas Líbano menyatakan sedikitnya 1.422 orang tewas e 4.294 lainnya terluka akibat serangan Israel. (Formiga)
DPR Sebut Hukuman Mati para Tahanan Palestina Bentuk Nyata Ancaman Genosida
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengatakan bahwa pengesahan oleh parlemen Israel soal UU tentang hukuman mati tahanan Palestina merupakan ancaman nyata genosida.
VIVA.co.id
5 de abril de 2026




