Minggu, 5 de abril de 2026 – 10h WIB
VIVA – Kiper Timnas Indonésia, Maarten Paes, mencatatkan penampilan terburuknya sejak direkrut Ajax Amsterdam em janeiro de 2026, no final de janeiro de 2026, no final de 1-2 do FC Twente na segunda-feira da Eredivisie pekan ke-29 na Johan Cruijff Arena, Sabtu 4 de abril de 2026.
Joey Pelupessy Dicoret de Skuad Lommel SK de Tengah Polemik Paspor Indonésia
Em seguida, Paes yang menjalani penampilan afiado amnya bersama Ajax gagal mengantisipasi gol pembuka pada menit ke-18. Sepakan jarak jauh Ramiz Zerrouki ke tiang dekat tidak mampu dihalau.
O Ajax sempat menyamakan kedudukan melalui goal Wout Weghorst em ke-32. Namun, FC Twente kembali unggul lewat skema serangan cepat yang mengExploitasi lini belakang sua rumah.
Kata Pelatih Sassuolo usa Jay Idzes Raih Penghargaan Pemain Terbaik Indonésia
Maarten Paes, técnico do Ajax Amsterdã
Gol kedua tim tamu dicetak setelah Bart van Rooij berhasil menembus kotak penalti dan melepaskan tembakan ke arah atas badan Paes yang berusaha melakukan block rendah.
Jogador principal: Jay Idzes Blunder, Liverpool Dibantai Manchester City hingga Paspor Timnas Indonésia
Penampilan Paes em laga ini mendapat sorotan karena dinilai kurang maximal. Ele obteve 5,9 de seu site estatístico Flashscore, e ele obteve uma pontuação de 5,9 no Ajax, sendo ensinado pelo FC Dallas.
Meski Demikian, Paes masih mencatatkan tiga penyelamatan penting yang mencegah Ajax kebobolan lebih banyak dalam pertandingan tersebut.
Secara keseluruhan, kekalahan ini berdampak pada posisi Ajax diclassemen sementara. Tim asuhan Oscar Garcia foi para a frente com a equipe de 48 pontos, após o qual o FC Twente disalip yang unggul dua angka.
Lakukan Kesalahan Berulang, Jay Idzes Dikritik Media Italia: Permainan Kasar!
Jay Idzes marcou o pênalti do handebol no Sassuolo por 2 a 1 para o Cagliari. Bek Timnas Indonésia é mendapat nilai rendah dari media Italia.
VIVA.co.id
5 de abril de 2026




