Sabtu, 4 de abril de 2026 – 12h10 WIB
Jacarta, VIVA – Erika Carlina apresentou sua polêmica mais polêmica contra Rachel Vennya. No caso deste, Erika langsung menyampaikan pesan penting agar persoalan yang melibatkan mantan suami Rachel, Niko Al Hakim aka Okin, bisa diselesaikan secara bijak.
Erika Carlina Ikut Murka Rumah Rachel Vennya Tiba-Tiba Mau Dijual Okin Tanpa Izin
Mesmo assim, Erika pode se comunicar com você durante o conflito. Ia berharap semua pihak tidak mengambil keputusan sepihak, apalagi yang berdampak pada kenyamanan keluarga. Menurutnya, langkah terbaik adalah duduk bersama dan mencari jalan keluar tanpa memperkeruh suasana. Role ke bawah para simak artikel selengkapnya.
Na verdade, Erika também menyampaikan crítik tajam terhadap tindakan yang dinilai kurang pantas deri Okin.
TERPOPULER: Nagita Slavina Spill Makna Nama Lengkapnya, Rachel Vennya Kaget Rumah para Biru Ingin Dijual Okin
“Eh parah lo, jual-jual rumah temen gua lo ya!” ucap Erika com nada emosi, dikutip dari tayangan YouTube em Sabtu, 4 de abril de 2026.
Se isso acontecer, você não poderá usar o produto antes de usá-lo.
Rachel Vennya Menangis Dipelukan Fuji Usai Rumah Pemberian Mantan Suami Mendadak Ingin Dijual
“Ya kalo pesen saya sih kalo ada apa-apa cerita ya, cerita sini kita cari solusinya bareng-bareng,” lanjutnya.
A polêmica ini bermula dari kabar bahwa rumah yang sebelumnya diberikan sebagai bagian dari kesepakatan pasca perceraian justru ingin dijual. Padahal, rumah tersebut masih ditempati oleh keluarga Rachel. Situasi semakin memanas ketika muncul informasi adanya orang asing yang datang to mengukur rumah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Hal tersebut membuat Erika merasa tindakan itu tidak hanya tidak sopan, tetapi juga bisa menimbulkan ketidaknyamanan bahkan rasa takut bagi penghuni rumah. Ia trocadilho menyoroti bahwa kondisi tersebut bisa dianggap sebagai bentuk tekanan bagi keluarga yang tinggal di sana.
“Aku nggak tau sih aku baru diceritain sama Rachel. Sebenernya aku tau ceritanya udah lama, Rachel tuh termasuk orang yang memendam semuanya jadi ketika dia udah habis kesabarannya menurut aku juga ini udah fatal ya udah keterlaluan lah,” ungkap Erika.
Menurut Erika, reaksi Rachel yang akhirnya meluapkan emosi adalah hal yang wajar. Ia menilai bahwa sahabatnya selama ini cenderung menyimpan masalah sendiri, sehingga ketika kesabaran habis, situasinya sudah berada di titik serius.
Halaman Selanjutnya
“Maksudnya ada orang di dalam rumah itu which is keluarganya Rachel yang harus dilindungi itu kan jatohnya kaya teror gitu jadi nggak nyaman,” tegasnya.



