Jumat, 3 de abril de 2026 – 15h20 WIB
Pamekasan, VIVA – Fenômeno bernama Sun Halo ou Halo Matahari muncul di langit Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat 3 de abril de 2026. Kemunculan lingkaran cahaya putih yang mengelilingi matahari tersebut sontak menghebohkan lip sekitar.
Ilmuwan Ungkap Apa yang Terjadi Jika Matahari Tiba-Tiba Hilang
Banyak lip menilai fenomena yang berlangsung setiap alguns tahun sekali itu menandakan terjadinya cuaca ektrim yang akan melanda wilayah madura.
Ruslan (42), lip Pakong mengatakan fenomena ini biasanya menandakan akan terjadi cuaca panas dan cuaca dingin saat malam hari. “fenômenos itu biasanya lip menilai akan masukmusim kemarau dan akan terjadi cuaca panas yang ektrim,” tuturnya.
Grebek Tempat Petasan di Pamekasan, Polisi Malah Dikepung Warga
Sedangkan Samsulla (40) lip setepat juga menyebut, phenema tersebut sudah dianggap biasa, terlebih saat memasukimusim kemarau tiba. “Kalau ada tanda seperti ini biasanyamusim kemarau panjang di Madura, dan massarakat yang dominan petani tembakau menganggapmusim kemarau tahun ini akan panjang sehingga cocok untuk kualitas hasil tembakau,” imbuhnya.
Sementara BMKG menyebut fenômenos tersebut terjadi karena pembiasan cahaya oleh kristal é di awan cirrus tinggi (5-10 km). Biasanya, halo matahari muncul saat cuaca cerah dengan adanya awan tipis di ketinggian.
Bikin Heboh, ‘Rudal Irã’ Diluncurkan de Pamekasan Usai Salat Idul Fitri
“Fenomena ini sering disebut cincin matahari ou au solar halo dan sering menandakan cuaca akan berubah,” imbuhnya.
Meski tampak não é tendencioso, o fenomenal não é berbahaya e dura muito tempo. Namun massarakat disarankan tidak menatap langsung kepada matahari karena silau.
Laporan Veros Afif/tvOne Pamekasan
Detik-detik Bocah 5 Tahun Tewas Digigit Monyet Peliharaan Tetangganya di Pamekasan
Seorang bocah inisial MK berusia 5 tahun warga Kecamatan Pasean, Pamekasan, Jawa timur, meninggal dunia usai digigit monyet peliharaan lip setempat.
VIVA.co.id
3 de abril de 2026




