Início Notícias Upaya Transparansi Tuntas, OJK Pede MSCI Sim Turunkan Status Pasar Modal Indonésia

Upaya Transparansi Tuntas, OJK Pede MSCI Sim Turunkan Status Pasar Modal Indonésia

15
0
Upaya Transparansi Tuntas, OJK Pede MSCI Sim Turunkan Status Pasar Modal Indonésia

Jumat, 3 de abril de 2026 – 09:00 WIB

VIVA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis status pasar modal Indonesia tidak akan diturunkan oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) Inc., do mercado emergente menjadi frontier market.

img_title

Demi MSCI, OJK Cs Rombak Transparansi Pasar Modal

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, e Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menegaskan, hal itu seiring telah tuntasnya empat agenda reformasi transparansi pasar modal Indonésia.

Dia mengatakan, pasar modal Indonésia saat esta memiliki posisi yang semakin kuat dari sisi transparansi, integritas, keterbukaan informasi, hingga penegakan aturan. Dia bahkan menyebut kondisinya saat ini sudah lebih maja dibandingkan sejumlah pasar modal regional maupun global.

img_title

Jadi Modal Besar Bagi RI, Bos OJK: Total Aset Industri Keuangan Syariah Rp 3.100 Triliun

“Kalaupun kita di-compare dengan kondisi transparansi and tingkat integritas dalam bentuk keterbukaan informasi penegakan hukum de regional e global, sebetulnya per hari ini banyak posicionamento kita yang sudah bahkan lebih detil, lebih jauh dari apa yang dilakukan oleh pasar di regional e global”, disse Hasan di Jacarta, Kamis, 2 de abril de 2026.

Perdagangan Bursa Efek Indonésia (BEI)

Perdagangan Bursa Efek Indonésia (BEI)

img_title

OJK Tindak BPR Pembangunan Nagari, Izin Usaha Resmi Dicabut

Beberapa bulan lalu, Hasan mengakui bahwa kondisi pasar modal Indonésia memang masih memiliki sejumlah catatan, khususnya terkait tingkat keterbukaan informasi yang saat itu dinilai belum sebanding dengan bursa regional e global.

Namun, pihaknya memastikan bahwa kondisi saat ini telah berubah. Perbaikan yang dilakukan sejak awal tahun hingga Maret 2026, menjadi bukti bahwa pasar modal Indonésia terus bergerak ke arah tata kelola pasar yang lebih baik.

“Per hari ini tentu dengan data real yang per Maret (2026) kemarin dan akan kita lakukan secara periodik ini bukan inisiatif sesaat yang berhenti di waktu ini. Tapi akan terus kita hadirkan dan menjadi peraturan bahkan,” ujar Hasan.

Dia memastikan, pada Kamis, 2 de abril de 2026, kemarin, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) yang mencakup PT Bursa Efek Indonesia (BEI) e PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), telah menyelesaikan empat agenda reformasi penguatan transparansi pasar modal Indonesia.

Hasan trocadilho menjelaskan secara rinci keempat proposta tersebut. Pertama, otoritas foram menyelesaikan penyediaan data kepemilikan saham di atas 1 persen secara bulanan untuk setiap emiten, yang diselesaikan em 3 de março de 2026.

Halaman Selanjutnya

Em seguida, otoritas foram classificados como granularidade para investidores em 9 categorias, totalizando 39 categorias, que foram lançadas em 31 de março de 2026.

Halaman Selanjutnya

Fuente