Início Notícias AS Bakal Gelar Invasi Darat, Irã: Sim Ada Satupun Pasukan Musuh Boleh...

AS Bakal Gelar Invasi Darat, Irã: Sim Ada Satupun Pasukan Musuh Boleh Selamat

20
0
AS Bakal Gelar Invasi Darat, Irã: Sim Ada Satupun Pasukan Musuh Boleh Selamat

Jumat, 3 de abril de 2026 – 07:00 WIB

Jacarta, VIVA – Panglima Angkatan Darat Irã, Amir Hatami menegaskan, apabila Amerika Serikat (AS) mencoba melancarkan invasi darat ke Teerã, maka dipastikan bahwa tidak akan ada satupun pasukan musuh yang boleh selamat.

img_title

Trump: AS Akan Serang Irã com Keras Sampai Kembali ke Zaman Batu

“Jika musuh mencoba operasi darat, tidak seorang trocadilho boleh selamat,” kata Hatami dalam pernyataannya, di kutip Jumat, 3 de abril de 2026.

Presidente AS Donald Trump (kiri), Pemimpin Tertinggi Irã Mojtaba Khamenei (Kanan)

Presidente AS Donald Trump (kiri), Pemimpin Tertinggi Irã Mojtaba Khamenei (Kanan)

img_title

Kritik Trump, Macron Sebut Mebuka Selat Hormuz Secara Paksa Tidak Realistis

No entanto, o pimpinan militer telah menginstruksikan komando operacional, untuk memantau pergerakan pasukan AS secara cermat dan merespons tepat waktu.

“Penting untuk memantau pergerakan dan tindakan musuh dengan sangat teliti dan sangat hati-hati, dari waktu ke waktu, dan untuk menerapkan rencana untuk melawan methode serangannya pada waktu yang tepat,” disse Hatami.

img_title

Irã Peringati AS soal Invasi Darat: Musuh Tak Boleh Ada yang Selamat

Todos eles foram ditegaskannya adalah demi memberikan keamanan e keselamatan bagi massarakat Irã, agar terbebas dari bayang-bayang perang.

“Bayang-bayang perang harus dihilangkan dari negara kita, dan keamanan harus ditegakkan untuk todos,” ujarnya.

Sebelumnya, em 28 de março de 2026, The Washington Post informou que o Pentágono estava se preparando para realizar operações no Irã, sabendo que o ribuan pasukan AS yang dikerahkan ke Timur Tengah. Pelaksanaan operasi este disebut masih menunggu keputusan President AS, Donald Trump.

Para pejabat AS mengatakan, rencana tersebut dapat menandai “fase baru perang” yang mungkin “jauh lebih berbahaya” bagi pasukan AS, daripada empat minggu pertama pertempuran.

Diskusi Pentágono mencakup potencial operasi yang menargetkan Pulau Kharg sebagai pusat export minyak utama Iran, e serangan pesisir di dekat Selat Hormuz to menetralisir ancaman terhadap pelayaran. Para pejabat mengatakan, misi yang mungkin terjadi ini dapat berlangsung hingga “beberapa pekan”.

Dikabarkan pula bahwa tiga belas exército AS tewas e lebih dari 300 orang terluka dalam serangan di seluruh wilayah tersebut, sejak perang dimulai pada akhir Februari 2026 lalu.

Eskalasi regional terus berlanjut, seja Israel e AS melancarkan serangan terhadap Irã em 28 de fevereiro. Serangan itu menewaskan lebih dari 1.340 korban hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

O Irã kemudian membalas com um drone e rudel yang menargetkan Israel, Yordania, Iraque, e negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Serangan balasan ini menyebabkan korban jiwa e kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global e penerbangan. (Formiga).

Donald Trump e Mojtaba Khamenei

Trump Sebut AS Bakal Serang Irã Hingga Kembali ke Zaman Batu, Pakar Ingatkan Hal Ini

Dalam pidato terbarunya terkait perang Iran pada Rabu waktu setepat, Donald Trump memperingatkan Iran bahwa ia akan memborbardir negara itu hingga kembali ke zaman batu

img_title

VIVA.co.id

3 de abril de 2026

Fuente