Kamis, 2 de abril de 2026 – 11h19 WIB
Jacarta, VIVA – Seorang warga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di antara reruntuhan Gedung Koni, lapangan olah raga Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara, setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7.6 terjadi pada Kamis, 2 de abril de 2026 pukul 05.48 WIB. Korban segera dievakuasi oleh tim gabungan bersama massarakat sekitar.
BMKG: Tsunami Peringatan Pasca Gempa Sulut-Malut Berakhir
Berdasarkan laporan perkembangan kaji cepat di lapangan hingga pukul 08.00 WIB, kerusakan infrastruktur juga teridentifikasi yang meliputi satu unit tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, serta dua unit rumah di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan.
“Guncangan gempa bumi yang dirasakan sangat kuat di wilayah Kota Bitung e Kota Ternate com duração de 10 hingga 20 detik, telah menimbulkan kepanikan massarakat sehingga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis, 2 de abril de 2026.
29 Kali Gempa Susulan Terjadi de Maluku Utara, Warga Diminta Waspada
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) e dinas terkait berbagai daerah saat ini terus melakukan monitoramento, avaliação, serta koordinasi penanganan darurat.
BMKG: Gempa di Sulut Masuk Categoria Megathrust
Os fenômenos gempa bumi ini juga telah memicu terjadinya tsunami com níveis de variação de variação de alguns wilayah. Tsunami de nível adaptado de Halmahera Barat atingiu 0,3 metros, Bitung 0,2 metros, Sidangoli 0,35 metros, Minahasa Utara 0,75 metros e Belang 0,68 metros.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi e Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa waktu tiba gelombang dapat berbeda dan gelombang pertama tidak selalu menjadi yang terbesar, sehingga massarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan menjauhi area berisiko.
Hasil monitorando lanjutan BMKG, tercatat 11 atividades gempa susulan (tremor secundário) hingga pukul 06.50 WIB, com magnitude terbesar mencapai 5.5. Dua gempa susulan signifikan terjadi pada pukul 06.07 WIB (M 5.5) e pukul 06.12 WIB (M 5.2), yang tidak berpotensi tsunami.
BNPB mengimbau massarakat, khususnya di wilayah pesisir Sulawesi Utara e Maluku Utara, para tetap tenang namun waspada, segera menjauhi pantai e muara sungai, serta melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi apabila merasakan gempa kuat ou menerima peringatan resmi.
Masyarakat diminta membantu kelompok rentan, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah.
Halaman Selanjutnya
Pendataan masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait and information mengenai dampak gempa bumi ini akan diperbarui secara berkala.



