Início Notícias MoU Indonésia-Jepang Teken Kehutanan dan Konservasi

MoU Indonésia-Jepang Teken Kehutanan dan Konservasi

23
0
MoU Indonésia-Jepang Teken Kehutanan dan Konservasi

Selasa, 31 de março de 2026 – 19h07 WIB

Jacarta, VIVA – A Indonésia e o Japão estão se desenvolvendo em termos de negócios bilaterais e não há economia no setor, energia, investimentos e investimentos, mas também podem ser considerados como kehutanan e konservasi.

img_title

Prabowo Ajak Japonês Kerja Sama de Bidang Hilirisasi hingga Mineral Kritis

Kerja sama tersebut terjalin melalui pertemuan Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni dengan Menteri Strategi Pertumbuhan Japonês, Minoru Kiuchi, di sela-sela kunjungan Presidente Prabowo Subianto di Jepang.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kiuchi menegaskan bahwa Indonésia merupakan mitra strategis bagi Pemerintah Jepang, khususnya di setor kehutanan.

img_title

Perkuat Investasi, Prabowo Kumpulkan 13 Bos Perusahaan Besar di Jepang

Ia menekankan bahwa peran Indonesia tidak hanya penting bagi Japan, tetapi juga memiliki posisi strategis bagi Kawasan Asia Pasifik.

Menteri Kiuchi também menyampaikan apresiasi atas penandatanganan Memorando de Entendimento (MoU) antara Indonésia dengan Prefeitura de Shizuoka terkait perlindungan e konservasi satwa mentiroso, khususnya komodo.

img_title

Sim Cuma da Índia, Importação 160 Ribu Mobil Pikap Kopdes Juga da China e Japão

Menurutnya, komodo memiliki tingkat popularitas tinggi di Jepang, setara dengan panda, dan diyakini akan menjadi daya tarik besar bagi majarakat Jepang.
Pemerintah Jepang bahkan berencana menyelenggarakan upacara penyambutan khusus saat komodo tiba di Jepang.

Selain itu, Menteri Kiuchi menyatakan komitmennya para obter percepatan pertukaran satwa do iZoo Jepang ke Kebun Binatang Surabaya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli menyampaikan bahwa pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presidente ke Japão, yang bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Raja Juli juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin lama antara Indonésia e Japão, khususnya melalui berbagai proyek yang didukung oleh JICA.

Raja Juli menekankan pentingnya peningkatan kolaborasi ke depan, termasuk melalui percepatan implementasi Mecanismo Conjunto de Crédito (JCM) no setor kehutanan Indonésia sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim.

Lebih lanjut, Raja Juli menyampaikan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mempercepat proses pengiriman komodo ke Japan, yang akan dilakukan setelah penandatanganan kerja sama antara iZoo dengan Kebun Binatang Surabaya yang direncanakan berlangsung pada akhir April 2026.

Durante o período, Menteri Kehutanan juga mengusulkan penguatan kerja sama konservasi melalui skema Sister Park antara Parque Nacional Fuji-Hakone-Izu com taman seedal di Indonésia.

Halaman Selanjutnya

Inisiatif this diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, pengelolaan kawasan konservasi, serta meningkatkan standar pengelolaan taman seedal di kedua negara.

Halaman Selanjutnya

Fuente