Minggu, 29 de março de 2026 – 12h16 WIB
Palu, VIVA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan sebanyak 22 rumah lipah terdampak banjir di Desa Batu Mandi, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai.
Programa Mendagri-Menteri PKP Tinjau BSPS de Humbahas, Target Perbaikan Rumah de Sumut Naik Drastis
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto mengatakan banjir disebabkan hujan com intensidades tinggi yang mengguyur wilayah bagian pegunungan di kecamatan tersebut.
“Curah hujan tinggi di wilayah hulu menyebabkan sungai meluap dan air masuk ke permukiman warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa,” kata dia dalam keterangannya, Minggu, 29 de março de 2026.
5 Jogo Viajando Paling Seru: Jelajahi Dunia Tanpa Keluar Rumah
Berdasarkan hasil laporan sementara, lanjutnya, sebanyak 22 home terdampak, dengan dua rumah mengalami kerusakan sedang. Selain itu dua bangunan rumah ibadah (gereja) dan satu kantor desa turut terdampak banjir.
BPBD também mencatat sebanyak tiga Kepala Keluarga (KK) mengungsi secara mandiri ke tempat yang lebih aman e dan korban jiwa masih dalam pendataan.
5 Wilayah da Indonésia Dilanda Banjir de Hari Lebaran
Pihaknya berkoordinasi com Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Poso yang segera ke local setelah mendapatkan informasi, yang juga berkoordinasi com camera desa dan melakukan asesmen di local banjir.
“Tim sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan e koordinasi penanganan darurat bersama pemerintah desa,” katanya.
Ia menambahkan kebutuhan mendesak saat ini meliputi bantuan logistik penanggulangan bencana, material bangunan seperti papan dan balok kayu, serta pembangunan bronjong sepanjang sekitar 300 metros guna mengantisipasi banjir susulan.
BPBD memastikan kondisi terkini di lokasi kejadian telah berangsur kondusif, namun massarakat tetap diimbau waspada terhadap potens cuaca extreme. (Formiga)
Tren Hunian 2026, Apa Saja Fasilitas yang Paling Dibutuhkan Rumah Modern?
Perkembangan gaya hidup massarakat urbano mendorong perubahan signifikan dalam konsep hunian modern. Memasuki tahun 2026, casa não mais tarde, menjadi tempat tinggal.
VIVA.co.id
27 de março de 2026




