Início Notícias Área de descanso Jadi Biang Kerok Macet saat Mudik, Menteri PU Soroti...

Área de descanso Jadi Biang Kerok Macet saat Mudik, Menteri PU Soroti Akses Sempit di KM 57 e 62

21
0
Área de descanso Jadi Biang Kerok Macet saat Mudik, Menteri PU Soroti Akses Sempit di KM 57 e 62

Sabtu, 28 de março de 2026 – 14h45 WIB

Semarang, VIVA – Penumpukan kendaraan di rest area menjadi salah satu sorotan utama dalam evaluasi arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah menemukan bahwa kepadatan di sejumlah titik bukan hanya dipicu tingginya volume kendaraan, tetapi juga karena desain akses masuk yang tidak memadai.

img_title

Lebaran 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik ke 10 Provinsi hingga Salurkan Bantuan di Daerah Operacional

Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Ia mengungkapkan bahwa hasil evaluasi sementara menunjukkan persoalan krusial terjadi di área de descanso KM 57 e KM 62, Cikampek yang kerap mengalami antrean panjang hingga meluber ke badan jalan tol.

“Kalau evaluasi sementara sebenarnya kan masalah utama kemarin waktu arus mudik pertama itu kita lihat kan di rest area di KM 57 sama KM 62. Itu memang jalur masuknya terlalu sempit jadi itu mungkin kita harus tata ulang,” ujarnya saat meninjau Tol Kalilangkung, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 28 de março de 2026.

img_title

Korlantas Buka Opsi Berlakukan One Way Nasional Hadapi Arus Balik Lebaran Tahap 2

Menurut Dody, akses masuk yang sempit menyebabkan perlambatan arus kendaraan, terutama saat volume pemudik meningkat tajam. Condicione essas berimbas em um kemacetan que seharusnya dapat dihindari com penataan yang mais baik.

“Jadi setelah selesai urusan arus balik, arus mudik, kita akan bentuk tim khusus kita akan tata ulang khusus di dua área de descanso ini dulu,” ungkapnya.

img_title

Pramono Prediksi Jumlah Pedatang ke Jakarta Pasca Lebaran Capai 12 Ribu Orang

Avaliando não berhenti di situ, melainkan akan diperluas ke rest area lain secara bertahap. 62,”jelasnya.

Selain itu, Dody juga menyoroti área de descanso tipo B yang tidak memiliki fasilitas pengisian bahan bakar sebagai salah satu penyebab tambahan kepadatan. Área de descanso jenis ini dinilai kurang mampu mengakomodasi kebutuhan pemudik dalam jumlah besar.

“Área de descanso yang memang selama ini menjadi beban terbesar yang terutama yang kelas B ya, yang nggak ada pom bensinnya itu, itu kita juga harus tata ulang supaya kemudian nantinya pada saat volume jalan tol ini besar sekali pada saat ada arus mudik maupun Nataru itu tidak ada penumpukan pengunjung pengguna jalan tol di pinggir-pinggir jalan.”

Halaman Selanjutnya

Ia menegaskan bahwa penataan ulang área de descanso menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di jalan tol, terutama saat periode mudik dan libur panjang.

Halaman Selanjutnya

Fuente