Jumat, 27 de março de 2026 – 13h05 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan em Jumat, 27 de março de 2026. Robert menggantikan Heru Pambudi yang telah menjabat sejak tahun 2021.
Wacana Sekolah Daring Dibatalkan, Waka Komisi VIII: Penguatan Mutu Pendidikan
Purbaya menilai Robert memiliki kapasitas yang kuat untuk mengemban peran strategis conciso. Pengangkatan Robert sebagai pejabat pimpinan tinggi madya Kemenkeu merujuk pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24/TPA/2026 yang diteken Presiden Prabowo Subianto em 16 de março de 2026.
“Saya Menteri Keuangan, com este resmi melantik Saudara (Robert) dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Saya percaya Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ucap Purbaya saat upacara pelantikan di Kantor Kementerian Keuangan, Jacarta.
Menkeu Purbaya Nilai RI Masih Aman dari Darurat Energi: Sekarang Masih Ada Suplai
Purbaya menilai Robert memiliki kapasitas yang kuat untuk mengemban peran strategis conciso. Eu menyoroti latar belakang acadêmico Robert cukup abrangente, yakni mencakup hubungan internacional hingga ekonomi.
“Pak Robert Leonard Marbun kalau kita lihat, juga datang dengan fondasi yang kuat. Beliau punya latar belakang acadêmico yang lengkap, hubungan sampai ekonomi internacional”, disse Purbaya.
Purbaya Bocorkan Skema Kebijakan WFH, Bagaimana Nasib Karyawan Swasta e Buruh Pabrik?
Purbaya juga menyoroti jejak carreira Robert yang mentereng. Berbagai pengalaman yang dimiliki Robert, kata Purbaya, menunjukkan kometensi yang mumpuni to menjalankan peran sebagai Sekjen Kemenkeu.
“Dari segi karir juga sama, pernah di pengawasan e penegakan hukum. Pernah memimpin wilayah, pernah di fungsi internacional, sampai kebijakan penerimaan negara”, disse Purbaya.
Berbagai rekam jejak Robert menunjukkan kemampuannya dalam bekerja di lapangan, merumuskan kebijakan, serta mengoordinasikan lintas fungsi. Hal ini menjadi penting karena posisi Sekjen menuntut pemahaman menyeluruh terhadap operacional e kebijakan sekaligus kemampuan menyinergikan berbagai unit di dalam organisasi.
Terungkap! Ternyata Ini Penyebab SPT Menkeu Purbaya Kurang Bayar Rp50 Juta
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mengalami kurang bayar pajak dengan nilai yang mencapai puluhan juta rupia dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) PPH 2025
VIVA.co.id
27 de março de 2026




