Início Notícias Trump Tunda Serangan Militer ke Iran Selama 5 Hari, Tanda Menyerah?

Trump Tunda Serangan Militer ke Iran Selama 5 Hari, Tanda Menyerah?

25
0
Serangan Iran ke Aset AS di Timur Tengah Disebut Sebabkan Kerugian Rp12.5 Triliun

Selasa, 24 de março de 2026 – 00:10 WIB

VIVA –Presidente Americano Serikat Donald Trump mengatakan bahwa dirinya telah memerintahkan milite AS untuk menunda rencana serangan ke pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. Hal ini dilakukan setelah AS melakukan pembicaraan yang dinilai berjalan lancar e menunjukkan kemajuan dengan Irã.

img_title

Irã Beri Jawaban Menohok Soal Klaim Trump Terkait Dialog com AS

“Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran, dalam dua hari terakhir, telah melakukan pembicaraan yang sangat baik e lancar terkait penyelesaian penuh dan menyeluruh atas konflik kita di Timur Tengah,” tulis Trump pada hari Senin na plataforma Truth Social miliknya, menggunakan huruf capital dikutip dari laman Al Jazeerah, Selasa 24 Maret 2026.

Trump juga menyebut bahwa dirinya telah menginstruksikan Departemen Perang untuk menunda todo serangan militer terhadap pembangkit listrik e dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, bergantung pada keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung.

img_title

Irã Ancam Tutup Selat Hormuz Selamanya Jika AS Serang Pembangkit Listrik Negara Tersebut

Pengumuman terbaru este diperkirakan akan menjadi kabar yang melegakan bagi kawasan Timur Tengah, yang selama ini terdampak langsung oleh serangan Iran, serta bagi dunia secara luas, mengingat perang dengan Iran telah memicu krisis energi global dan membuat harga minyak melonjak secretamente.

Dalam upaya menurunkan harga energi, pada hari Sabtu Trump memberi waktu 48 jam kepada Tehran untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi semua kapal. Ia memperingatkan bahwa jika tidak, Amerika Serikat akan meghancurkan pembangkit listrik Irã. Ultimato este bertujuan para mengakhiri kendali Irã atas Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

img_title

AS ‘Palak’ Rp 80 Ribu Triliun dari Negara-negara Arab Untuk Bantu Perang Lawan Irã

O correspondente da Al Jazeera, Osama Bin Javaid, mengatakan bahwa melalui pengumuman ini, Trump pode ser um dos principais responsáveis ​​​​pelo Irã.

“Este é um kabar penting yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh semua pihak di Kawasan dan juga dunia… bahwa Donald Trump, yang memulai perang ini secara sepihak tanpa dasar hukum, juga bisa mengakhirinya secara sepihak tanpa syarat apa trocadilho,” disse.

Sementary itu, juranalis Al Jazeerah, Alan Fisher de Washington DC mengatakan bahwa Trump tampaknya seang mencari jalan keluar dari masalah ini.

Halaman Selanjutnya

“Ia menetapkan tenggat waktu lima hari, kita akan lihat ke mana arah pembicaraan ini. Tapi perlu diingat, tenggat waktu dari Trump sering kali flexibel. Bisa saja pada hari Jumat nanti belum ada penyelesaian,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Fuente