Senin, 23 de março de 2026 – 12h29 WIB
Jacarta, VIVA – O vídeo viral da mídia social memperlihatkan sejumlah mobil yang terparkir di Kawasan sekitar Museum Nasional Indonesia hingga area Monumen Nasional dalam kondisi ban kempes. Peristiwa this sontak memicu perhatian publiclik, terutama karena diduga berkaitan dengan penertiban parkir liar di lokasi tersebut.
Nekat Ubah Jalur di Tol com Buka Pembatas, Pengemudi Pajero Ini Disorot
No vídeo que você criou, o parque de estacionamento coberto está localizado em uma rua ruim. A posição móvel não é suficiente para o estacionamento de kantong ser entregue a seus filhos, apalagi kawasan tersebut merupakan salah satu titik padat di pusat ibu kota.
Seorang wanita yang merekam kejadian tersebut mengaku kebingungan karena mobilea ikut terdampak. Bernada kesal, ia mempertanyakan alasan di balik pengempesan ban yang terjadi secara serentak.
Drama Mudik: Baru Turun, Pemudik Ini Malah Tertinggal de Tol Cipali
Ban mobil sekitar Monas dikempesi petugas
“Halo Info Dishub ini bagaimana ya kenapa ban-ban dari area Museum najarnya dalam video yang beredar dikutip VIVA Otomotif, Senin 23 Maret 2026.
Ban yang Prima Bantu Jaga Estabilidade Kendaraan
No entanto, você não precisa se preocupar com a data do luar kota e não precisa de nenhum local para estacionar na área reservada. Ia menyebut bahwa dirinya diarahkan oleh sejumlah oknum di lapangan to memarkirkan kendaraan di lokasi tersebut, yang belakangan diduga merupakan parkir mentiroso.
Esses fenômenos são importantes para a prática de estacionar sem recursos da estratégia Kawasan em Jacarta. Em vários casos, pengendara kerap diarahkan ke local terlarang, lalu diminta membayar sejumlah uang. Namun di sisi lain, kendaraan yang terparkir tetap berisiko ditindak oleh petugas karena melanggar aturan.
Este vídeo viral é muito popular entre os usuários do Warganet. Sebagian mendukung tindakan tegas terhadap parkir mentiroso, sementara lainnya mempertanyakan cara penertiban yang dilakukan.
“Itu bukan tempat parkir, saya dukung Dishub-nya,” tulis salah satu internauta.
Um nome é o que você precisa de informações importantes sobre o assunto. “Kenapa nggak parkir resmi aja? Padahal sudah disediain”, comentou pengguna lain.
Sebagian warganet bahkan mengungkap dugaan adanya oknum yang mengarahkan pengendara. “Diarahin preman kak,” jawab akun pengunggah, yang mengindikasikan adanya praktik parkir mentiroso yang merugikan massarakat.
Halaman Selanjutnya
Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta terkait kejadian tersebut. Meski demikian, penertiban kendaraan yang parkir sembarangan memang menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban lalu lintas di ibu kota.



