Jumat, 20 de março de 2026 – 20h10 WIB
Orleães, VIVA – Perjalanan di turnamen bulu tangkis level dunia tak pernah benar-benar mudah, bahkan bagi pasangan unggulan sekalipun. Setelah dua turnamen sebelumnya berakhir cepat, ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum datang ke Orleans Masters 2026 com misi membangkitkan kepercayaan diri dan mereka langsung diuji sejak laga pertama.
Dua Ganda Putra Indonésia Kompak Tembus Perempat Final Orleans Masters 2026
Bertanding di Palais des Sports, Orleans, Prancis, Kamis 19 Maret 2026 waktu setempat, pasangan unggulan kedelapan itu harus bersusah payah menyingkirkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, lewat pertarungan tiga gim. Sempat tertinggal, Rachel / Febi akhirnya mengunci kemenangan com pontuação 14-21, 21-6, 21-13 em 47 minutos.
“Puji Tuhan bersyukur hari ini bisa menang. Dua turnamen kemarin kami terhenti di babak pertama jadi cukup senang dengan hasilnya, walaupun kalau boleh dibilang lawan belum yang berat banget, tapi tidak mudah tadi,” ujar Rachel dalam keterangan yang dikutip Jumat, 20 Maret 2026.
Terpopuler: Mental Baja Amri/Nita, Atlet ASEAN Para Games Diguyur Bonus Rp365 Miliar
Ia menambahkan, kemenangan ini menjadi modal penting to mengembalikan kepercayaan diri mereka.
“Isto cukup untuk mengembalikan kepercayaan diri,” disse.
Lolos ke Perempat Final Orleans Masters 2026, Leo/Bagas Soroti Pentingnya Control Jogo
Seja qual for o problema, Rachel/Febi pode ter sido o primeiro a jogar. Chen/Lee langsung tampil agresif dan membuka keunggulan cepat. Meski sempat menyamakan kedudukan 4-4, pasangan Indonésia kembali kehilangan kendali hingga tertinggal 9-11 intervalo de sábado. Tekanan terus berlanjut, e Chen/Lee akhirnya menutup gim pertama com pontuação 21-14.
Situasi berubah drastis di gim kedua. Rachel/Febi tampil lebih berani e langsung tancap gas. Sempat terjadi momen controverso saat smes Febi dinyatakan keluar, keputusan yang memicu protes dari pasangan Indonésia e pelatih Karel Mainaky, namun hal itu tak mengganggu fokus mereka.
Justru setelah itu, permainan Rachel/Febi semakin tak terbendung. Mereka melesat jauh hingga unggul 11-1 di interval e terus menekan hingga menutup gim kedua com skor telak 21-6.
Momentum positivo tersebut berlanjut ke gim penentuan. Meski Chen/Lee sempat mendekat, Rachel/Febi tetap mampu menjaga keunggulan. O jogo foi disputado e agressivo, mas o resultado foi o match point e o resultado foi 21-13.
Halaman Selanjutnya
“Di gim pertama kami masih adaptasi dengan lapangan pertandingan, pukulan-pukulan kami juga masih tidak enak. Di gim kedua e ketiga kami mencoba menaikkan hawanya, mempercepat tempo dan akhirnya bisa ketemu ritme dan pola yang pas”, disse Febi.



