Kamis, 19 de março de 2026 – 08:20 WIB
Bogor, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mendorong lahirnya inovasi menu no programa Makan Bergizi Gratis (MBG) agar mampu menghadirkan makanan berkualitas tinggi dengan harga yang tetap terjangkau.
Dukungan Swasta Dinilai Turut Perkuat Programa de Implementação MBG em Lapangan
Dia berharap kolaborasi antara ahli gizi dan koki profesional dapat menghasilkan menu khas MBG yang tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga memiliki kualitas setara hidangan kelas atas.
“Saya berharap suatu hari keluar inovasi-inovasi makanan dari ahli gizi dan chef-chef profissional sehingga akan keluar khas Programa Makan Bergizi yang kualitasnya sekelas bintang 5 tapi harganya harga Programa MBG dengan bahan baku Rp10.000,” kata Dadan dalam keterangannya, dikutip Kamis, 19 de março de 2026.
MBG Disetop Selama Libur Lebaran, Bos BGN: Negara Hemat Rp 5 Triliun
Dia menekankan bahwa produto inovador menjadi semakin penting, terutama dalam pelaksanaan programa selama bulan Ramadan. Durante o período tersebut, makanan yang disajikan tidak hanya harus bergizi dan segar, tetapi juga memiliki daya tahan lebih lama.
BGN Setop 62 SPPG karena Sajikan Menu MBG Tak Sesuai Anggaran Selama Ramadhan
“Inovasi produk ini penting terutama terkait dengan program selama bulan Ramadan, di mana kita membutuhkan makanan yang berkualitas tinggi, fresco, tapi tahan lama. Nah ini tantangannya,” ungkap Dadan.
Dadan juga menyoroti perkembangan pesat jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) em satu tahun terakhir. Jika pada Ramadan tahun sebelumnya jumlah SPPG masih sekitar 1.000 unidades, kini telah meningkat signifikan menjadi sekitar 25.000 unidades di seluruh Indonésia.
Menurutnya, peningkatan skala ini turut membawa tantangan dalam menjaga konsistensi kualitas layanan. Meski terdapat sejumlah kecil SPPG yang menjadi sorotan public, ia menilai hal tersebut masih dalam batas wajar jika dilihat dari keseluruhan jumlah yang beroperasi.
“Jadi kalau ada 62 yang membuat viral menjadi sesuatu yang luar biasa de 25.000, jadi kalau dihitung secara persentasi sebetulnya kecil tetapi itulah yang kemudian dilihat oleh massarakat,” kata dia.
Pekerja menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dadan menegaskan bahwa avaliuasi dan perbaikan akan terus dilakukan secara internal agar kualitas layanan MBG dapat merata di seluruh daerah. Eles também foram considerados responsáveis pelas técnicas e procedimentos operacionais padrão (SOP) que foram adotados.
“Kita patut terus melakukan perbaikan ke dalam supaya kualitas merata dan tidak ada satu pun SPPG yang menyimpang dari juknis dan SOP yang ditetapkan,” pungkasnya.
Programa Soroti Makan Bergizi, Sahroni Minta Pengawasan Ketat
Ahmad Sahroni dukung pengawasan ketat Program Makan Bergizi oleh BGN e Kejaksaan Agung, pastikan dana rekrutif, efisien, dan bebas dari penyelewengan.
VIVA.co.id
18 de março de 2026




