Senin, 16 de março de 2026 – 05:30 WIB
Jacarta, VIVA – Percakapan tentang keyakinan kembali mencuri perhatian setelah dialog antara Daniel Mananta e Ustaz Khalid Basalamah em seu podcast menjadi perbincangan hangat di media social.
Ustaz Khalid Basalamah ke Daniel Mananta: Agama Itu Cuma Satu, Islam!
No canal do YouTube Kasisolusi, keduanya terlibat diskusi terbuka mengenai keyakinan, pengalaman espiritual, hingga alasan seseorang memilih jalan iman tertentu. Percakapan ini menarik perhatian karena selama alguns tahun terakhir Daniel memang dikenal sering megundang tokoh-tokoh Muslim para berdiskusi di platform miliknya. Role até tahu lebih lanjut, yuk!
Kebiasaan tersebut kerap memunculkan spekulasi di kalangan warganet bahwa mantan VJ MTV itu suatu saat akan memeluk Islam. Namun dalam perbincangan tersebut, Daniel menjelaskan bahwa hingga kini dirinya tetap teguh sebagai penganut católico.
Sering Diskusi soal Agama, Daniel Mananta Ungkap Alasan Belum Masuk Islam
No momento em que foi sério, Ustaz Khalid Basalamah secara langsung melontarkan pertanyaan yang selama this sering menjadi rasa penasaran banyak orang.
“Apa yang menghalangi Mas Daniel masuk Islam? Apa yang menjadi penghalangnya?” tanya Ustaz Khalid apareceu com Daniel no Youtube Kasisolusi, dikutip Minggu 15 Maret 2026.
Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Amalan yang Diyakini Bisa Membawa Kemakmuran bagi Negara
Ustaz Khalid Basalamah e Daniel Mananta.
Pertanyaan tersebut dijawab Daniel com penjelasan yang cukup panjang. Ia mengaku keputusan mempertahankan keyakinannya saat este sangat berkaitan dengan perjalanan hidup yang telah ia lalui.
“Então, kalau dari saya si saya ngerasa pengalaman hidup saya, saya sempat tanya kalau misalnya saya lahir sebagai Muslim apakah saya sejatuh cinta ini sama Yesus? Kayak gitu dan jawabannya kemungkinan besar iya tetap saya jatuh cinta sama Yesus karena pengalaman-pengalaman hidup saya,” ujar Daniel.
Baginya, figura Yesus memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupannya. Daniel bahkan menggambarkan hubungannya com Yesus seperti seorang rakyat kepada rajanya.
“Yang kedua, Yesus itu selalu datang dengan membawa yang namanya kerajaan Allah di dunia. Jadi sekarang ini ketika saya ditanya, ‘Nil, Yesus itu siapa?’ Raja diz. Dia itu raja saya. Jadi saya menyembah dia sebagai raja bahkan kalau misalnya ada teman-teman gitu yang lagi ngelihat saya sembahyang, saya sembahyangnya itu sujud, sujudnya begitu gitu karena saya ngebayanin raja masuk,” jelas Daniel.
Halaman Selanjutnya
Selain itu, Daniel juga mengungkapkan bahwa keyakinannya saat ini berkaitan erat dengan pengalaman espiritual yang menurutnya menyelamatkan hidupnya dari masa lalu.



