Início Notícias Purbaya Pede Investigasi Dagang AS Tak Ganggu Prospek Perdagangan RI

Purbaya Pede Investigasi Dagang AS Tak Ganggu Prospek Perdagangan RI

18
0
Purbaya Pede Investigasi Dagang AS Tak Ganggu Prospek Perdagangan RI

Jumat, 13 de março de 2026 – 21h09 WIB

VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku optimistis bahwa investigasi dagang yang dilakukan oleh Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) não pode ter uma perspectiva de perda na Indonésia.

img_title

Bea Keluar Batu Bara Belum Diterapkan, Purbaya: Masih Ada yang Protes

Dia menilai, investigasi tersebut merupakan hal yang lazim dalam hubungan dagang internacional, sehingga ia tak mengambil sikap lebih lanjut mengenai penyelidikan tersebut.

“Saya pikir tidak apa-apa (investigasi dagang). Investigasi itu hal yang biasa,” kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jacarta, Jumat, 13 de março de 2026.

img_title

Selat Hormuz Lumpuh, 2 Negara Ini Kebal berkat Energi Terbarukan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Foto:

  • (Mohammad Yudha Prasetya)

Menurutnya, Indonésia masih memiliki keunggulan relativo à perdagangan dengan AS, terutama karena harga barang da Indonésia lebih kompetitif dibandingkan produk asal Amerika.

img_title

Dongkrak Belanja K/L de fevereiro, Purbaya Coba Ratakan Dampak Ekonomi de Sepanjang Tahun Anggaran

Kondisi itu pun ditopang oleh biaya tenaga kerja yang lebih rendah, sehingga memberi daya saing tersendiri bagi Indonésia. Hal itu yang membuat neraca perdagangan Indonésia mencetak excedente terhadap AS.

Sementara itu, terkait potens kenaikan tarif yang kerap dihubungkan dengan status excedente perdergangan suatu negara terhadap AS, Purbaya mengatakan, Indonesia tidak akan terdampak secara signifikan bila kenaikan tarif diberlakukan secara setara dengan negara-negara lain.

No entanto, a situação pode ser considerada uma tarifa apabila e dikenakan kepada Indonésia lebih tinggi dibanding negara sejawat. Selisih tarif yang cukup besar, misalnya hingga 10 persen, berpotensi memberikan tekanan terhadap perdagangan Indonesia.

Meski begitu, bendahara negara memastikan siap to melakukan langkah efisiensi bila dibutuhkan.

“Kami akan lakukan usaha efisiensi yang lain kalau memang terpaksa. Tapi harusnya sih prospek ke depan nggak terlalu butuh, meski dengan investigasi dari USTR,” ujarnya.

Pemerintahan AS em Rabu, 11 de março de 2026, memulai penyelidikan dagang atas dugaan praktik tidak sehat terhadap Indonésia, Japão, e belasan mitra dagang lainnya, setelah Mahkamah Agung AS mencabut kebijakan tarif importa tinggi.

Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, mengatakan bahwa penyelidikan tersebut adalah untuk menyingkap “serangkaian praktik dagang tidak sehat terkait kapasitas berlebih dan produksi fabriktur” dalam rangka menetapkan tarif import baru yang tinggi. (Formiga).

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Kasih Bocoran Terbaru Soal Restrukturisasi Utang Whoosh, Begini Katanya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, pembahasan mengenai restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Indonésia-China (KCIC) ou Whoosh telah rampung.

img_title

VIVA.co.id

13 de março de 2026

Fuente