Kamis, 12 de março de 2026 – 11:00 WIB
Basileia, VIVA –Tunggal putri Indonésia Putri Kusuma Wardani memulai langkahnya no Swiss Open 2026 com meyakinkan. Bermain di St.
Adnan/Indah Menang duelo Sesama Indonesia no Swiss Open 2026, Dejan/Bernadine Tersingkir
Meski akhirnya menang telak, Putri mengakui sempat merasakan ketegangan sebelum pertandingan dimulai. Hal itu tak lepas dari performa Tanvi yang seang menanjak dan menjadi sorotan di alguns turnamen terakhir.
“Alhamdulillah hari ini bisa bermain dengan baik, você pode desfrutar de juga jadi bisa mengeluarkan semua pola dan teknik permainan,” disse Putri em keterangannya, Kamis 12 de março de 2026.
Misi Leo/Bagas no Swiss Open 2026: Tampil Lebih Tenang e Melangkah Sejauh Mungkin
Putri juga mengakui sempat merasakan ketegangan sebelum pertandingan dimulai. Menurutnya, Tanvi Sharma belakangan sedang menjadi sorotan setelah mampu mengalahkan Nozomi Okuhara serta sempat memberikan perlawanan sengit hingga borracha jogo saat menghadapi Wang Zhi Yi.
Pertandingan di awal gim pertama berlangsung cukup ketat. Kedua pemain saling mengejar angka dengan selisih yang sangat tipis. Reli panjang kerap terjadi, tetapi Putri mampu memanfaatkan alguns kesalahan Tanvi para menciptakan jarak.
Magis All England Terhenti, Raymond/Joaquin Kandas di Babak Pertama Swiss Open 2026
Putri akhirnya memimpin 11-8 saat intervalo gim pertama.
Selepas jeda, permainan Putri semakin stabil. Eu berhasil mencetak tujuh poin beruntun yang mengubah posisi dari tertinggal menjadi unggul jauh. Momentum tersebut membuat Putri tak terbendung hingga menutup gim pertama dengan kemenangan 21-11 hanya dalam waktu sekitar 13 menit.
Memasuki gim kedua, dominasi Putri semakin terlihat. Tanvi kesulitan menegokan ritme permainan, sementara Putri terus menekan sejak awal.
Setelah kedudukan sempat imbang 3-3, Putri melesat com serangkaian poin hingga memimpin 11-4 saat interval. Permainan agresifnya terus berlanjut hingga menjelang akhir gim.
Putri bahkan sempat meraih tujuh poin beruntun untuk memperlebar jarak menjadi 20-8. Ele acertou em cheio com o placar de 21-10.
“Este pertemuan pertama kami dan tadi dia bermain ulet tapi saya bisa mengontrol permainan dan akhirnya dia banyak mati sendiri,” disse Putri.
Ele também não conseguiu encontrar Kendala Berarti Saat Beradaptasi com Kondisi Lapangan di Basel.
“Adaptasi lapangan tidak ada kendala berarti. Para persaingan, saya rasa sempre yang turun di sini cukup bagus juga jadi saya tidak boleh lengah di setiap pertandingan”, disse Putri.
Halaman Selanjutnya
Dengan kemenangan tersebut, Putri melangkah ke babak kedua turnamen bulu tangkis nível BWF World Tour Super 300 tersebut. Di mais tarde, ele poderia ter enfrentado a situação de Huang Yu Hsun de Taiwan e da Malásia Wong Ling Ching.



