Início Notícias Trump Persilahkan Timnas Irã Ikut Piala Dunia 2026

Trump Persilahkan Timnas Irã Ikut Piala Dunia 2026

29
0
Trump Persilahkan Timnas Irã Ikut Piala Dunia 2026

Rabu, 11 de março de 2026 – 19h04 WIB

VIVA – O presidente da FIFA, Gianni Infantino, assumiu o cargo de Presidente da América, Donald Trump, tetap membuka pintu bagi tim seedal Irã para berlaga na Copa do Mundo da FIFA 2026. Hal itu disampaikan Infantino setelah keduanya membahas persiapan turnamen di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.

img_title

A lenda do Ajax Ngamuk, Minta Maarten Paes Dikembalikan ke Amerika

Em seguida, Infantino menyebut Trump menegaskan bahwa tim Iran tetap dipersilakan bertanding di turnamen yang akan digelar nos Estados Unidos, México e Canadá entre junho e julho de 2026.

“O presidente Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentou saja dipersilakan untuk berkcompetisi di turnamen yang digelar di Amerika Serikat”, disse Infantino melalui akun Instagram pribadinya.

img_title

Presidente FIFA: Donald Trump Menegaskan Timnas Irã Boleh Main di Piala Dunia 2026

Infantino menambahkan bahwa Piala Dunia diharapkan bisa menjadi ajang yang menyatukan banyak pihak di tengah situasi global yang penuh ketegangan.

“Kita semua membutuhkan ajang seperti Piala Dunia untuk menyatukan orang-orang, sekarang lebih dari sebelumnya. Sepak bola mempersatukan dunia,” ujar Infantino.

img_title

Cucu Donald Trump Disorot Usai Belanja Mewah Dikawal Serviço Secreto de Tengah Konflik AS vs Irã

Pernyataan tersebut muncul di tengah konflik yang memanas setelah serangan militer yang melibatkan Estados Unidos e Israel terhadap Irã em 28 de fevereiro. Serangan itu menewaskan pemimpin tertinggi Irã, Ali Khamenei, serta memicu gelombang serangan balasan berupa rudel e drone ke berbagai target di kawasan Timur Tengah.

Situasi perang tersebut memunculkan keraguan apakah Irã benar-benar bisa tapil di Piala Dunia 2026. Apalagi seluruh laga fase grupo Irã dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.

Keraguan semakin menguat setelah Iran menjadi satu-satunya negara yang tidak hadir dalam pertemuan perencanaan Piala Dunia yang digelar di Atlanta, Amerika Serikat, pekan lalu.

Jika Amerika Serikat menolak kehadiran tim Iran, suan rumah Piala Dunia itu justru bisa mendapat sanksi dari FIFA. Kasus serupa pernah terjadi pada Indonésia yang dicoret sebagai tuan rumah Copa do Mundo Sub-20 da FIFA 2023 setelah menolak kehadiran tim Israel.

Sementara itu, Ketua Federasi Sepak Bola Irã, Mehdi Taj, sempat mempertanyakan keamanan jika timnya harus bermain di Amerika Serikat.

“Jika Piala Dunia seperti esta situação, siapa yang waras yang mau mengirim tim seedalnya ke tempat seperti itu?” kata Taj di television seedal Irã.

Halaman Selanjutnya

O Irã se tornou membro de dois grupos de fase em Los Angeles e uma vez em Seattle. Bahkan, ada kemungkinan Iran berhadapan langsung langsung tuan rumah Amerika Serikat di babak gugur jika kedua tim sama-sama finis sebagai grupos de vice-campeões, com laga potencial berlangsung di Dallas em 3 de julho.

Halaman Selanjutnya

Fuente