Início Notícias Austrália Bakal Kirim Pesawat Intai Militer ke Teluk Pérsia e Pasok Rudal...

Austrália Bakal Kirim Pesawat Intai Militer ke Teluk Pérsia e Pasok Rudal ke Emirados Árabes Unidos

20
0
Austrália Bakal Kirim Pesawat Intai Militer ke Teluk Pérsia e Pasok Rudal ke Emirados Árabes Unidos

Selasa, 10 de março de 2026 – 18h36 WIB

VIVA – A Austrália pode ter uma chance de se tornar um milímetro com o sistema de treinamento de hoje e kendali udara E-7A Wedgetail buatan Boeing, selama empat minggu pertama para melindungi wilayah udara di atas negara-negara Teluk Persia, kata Perdana Menteri Anthony Albanese em hari Selasa, 10 Maret 2026, publicado CNA.

img_title

Tampung Staff AS, Kamp Militer Jerman di Yordania Dihantam Rudal Balistik Irã

A Austrália também pode ser considerada rudemente canggih Air-to-Air jarak menengah ke Uni Emirate Arab, namun Albanese menyatakan Australia tidak akan mengirim pasukan darat ke Iran.

Dukungan tersebut diberikan kepada UEA, depois de telefonar para o presidente Mohammed bin Zayed Al Nahyan, também albanês. Albanês menegaskan dukungan militer Austrália akan membantu negara-negara Teluk mempertahankan diri dari serangan tanpa provocakasi do Irã. Ia menekankan bahwa Austrália “bukanlah protagonis”.

img_title

Ancaman Trump no Irã: Serangan 20 Kali Lebih Keras Jika Blokade Selat Hormuz

“Keterlibatan kami murni bersifat defensif”, kata albanês kepada wartawan. “Dan itu para membela warga Austrália yang berada di wilayah tersebut serta para membela teman-teman kami da Uni Emirat Arab.”

Menteri Pertahanan Austrália Richard Marles menyatakan bahwa pesawat tersebut diperkirakan tiba di Kawasan itu pada pertengahan pekan dan mulai beroperasi pada akhir pekan, demikian bunyi laporan yang disampaikan, Senin.

img_title

Irã Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz, Syaratnya Usir Dubes AS-Israel

Sekitar 115.000 warga Austrália berada por Timur Tengah ketika konflik dimulai 11 hari yang lalu, e 2.600 warga Austrália kini telah kembali ke rumah melalui penerbangan komersial karena algunsapa kota di Teluk dibombardir oleh Irã.

Em 28 de fevereiro, a América Serikat (AS) e Israel lançaram um ataque contra o alvo do Irã, terminando em Teerã, yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

O Irã também respondeu com a guerra de Israel e as forças armadas de Timur Tengah, sebagai bentuk pertahanan diri.

Perang tersebut secara sekretif menutup Selat Hormuz, jalur penting bagi seperlima minyak dan gas alam cair global, seiring dengan meningkatnya konflik.

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia

Imbas Perang de Timur Tengah, Bahlil Minta Masyarakat Tak Panic Comprando BBM

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia meminta massarakat tak pânico dentro de membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan ou pânico comprando imbas perang AS-Israel com o Irã.

img_title

VIVA.co.id

10 de março de 2026

Fuente